Logo

Ditjen Penguatan Inovasi Kemenristekdikti, Universitas Negeri Makassar dan Nasional Startup Center Menyelenggarakan Forum Startup Nasional 2017

Ditjen Penguatan Inovasi  Kemenristekdikti, Universitas Negeri Makassar dan Nasional Startup Center Menyelenggarakan Forum Startup Nasional 2017

MAKASSAR - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohammad Nasir bertandang ke Universitas Negeri Makassar (UNM) dalam rangka Forum Start Up Nasional yang digelar di Ruang Teater Lt. 3 Menara Pinisi, Jumat (11/8). Kegiatan ini sebagai rangkaian acara Hakteknas ke 22 tahun 2017 pada tanggal 11-12 Agustus 2017 di UNM Makassar.

Hadir pula pada acara tersebut antara lain Dirjen Penguatan Inovasi Jumain Appe, Rektor UNM Husain Syam, Rektor Universitas Hasanuddin Dwia Ariestina.

Acara Forum Startup Nasional 2017, mengusung tema “Menumbuhkembangkan Start Up Nasional Berdaya Saing Global” Acara ini berperan sebagai wahana silaturahmi para startup/pembina startup nasional untuk merumuskan konsep inovasi yang mendorong daya saing global di perguruan tinggi yang menghadirkan narasumber – narasumber dari kalangan yang terkait dengan pengembangan startup baik dari Pemerintah, BUMN, dan Akademisi.

National Startup Forum  dapat menjadi salah satu media untuk membangun kemitraan strategis. National Startup Forum  menjadi wadah bagi para pendiri startup, pembina startup, pemerintah dan investor untuk mengoptimalkan kerja sama ekonomi, meningkatkan daya saing usaha, dan melakukan promosi, serta penjajakan peluang investasi. Dengan terselenggaranya National Startup Forum diharapkan dapat mendorong tampilnya lebih banyak startup berkualitas, mendukung program pemerintah untuk mencetak ribuan startup, mendorong daya saing global di perguruan tinggi, dan mendorong munculnya inovasi-inovasi baru di daerah.

Pendirian startup pun kini sedang tumbuh dimana-mana. Tidak hanya di Silicon Valley yang punya 'magnet' sebagai startup center Amerika dan bahkan dunia, tetapi juga di banyak negara lain termasuk Indonesia.  Startup company, yang biasa disingkat "startup", diredefinisi sebagai usaha bisnis baru yang didirikan oleh startup founder(s) dengan bersandarkan pada tiga pilar: creativity, innovation and technology.  Startup tentulah bukan anak atau cucu perusahaan yang merupakan 'keturunan' dari perusahaan-perusahaan besar yang sudah berdiri dan beroperasi dengan lancar.

Startup boleh saja didirikan oleh anak atau cucu atau keluarga dari pemilik perusahaan besar, asalkan usaha bisnis baru tersebut tidak memanfaatkan sumberdaya keuangan, manusia, telnologi dan fasilitas atau sumberdaya lain yang dipunyai oleh perusahaan yang dipunyai oleh keluarga pemilik perusahaan besar tersebut.  Dengan demikian ada aspek 'newness' pada startup bersangkutan, sehingga pada saatnya kelak ketika menjadi perusahaan besar baru bisa mengklaim 'was born' pada tanggal pendirian startup dan ‘was founded by’ dengan menyebut nama-nama pendiri startup.(DJPI/HKLI).

 

Prev Uji performan sapi lokal Sapi Sumba Ongole, Sapi Bali dan Peranakan Ongole