Logo

Mendorong Hasil Riset Di Perguruan Tinggi

Mendorong Hasil Riset Di Perguruan Tinggi

TASIKMALAYA - Rabu (30/08/2017) Di sela-sela acara Sosialisasi Penataan Karir Pendidikan Dosen dan Pendayagunaan SDM IPTEK di Perguruan Tinggi Univeritas Siliwangi (UNSIL) Tasikmalaya, DR. Hadirin Suryanegara Sesditjen Penguatan Inovasi menyampaikan kebijakan riset inovasi Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi Kemenristekdikti dihadapan para dosen, peneliti dan akademisi. Hadir diantaranya Rektor Universitas Siliwangi Prof. Dr. H. Rudi Priyadi, Ir., M.S.

Beliau mengatakan hasil riset UNSIL berupa pupuk organic cair merupakan riset yang di danai dari Ditjen Penguatan Inovasi. Hasil riset tersebut akan dicoba dalam lahan pertanian sekitar 10 hektar untuk pengembangan padi unggul, ujar Hadirin Suryanegara. Arah kebijakan Kemenristekdikti ada pada 7 focus bidang utama yaitu pangan, energy, teknolgi transportasi, teknologi informasi dan komunikasi, pertahanan dan keamanan, kesehatan dan obat, material maju, untuk itu para dosen dan peneliti yang merupakan potensi nasional di perguruan tinggi untuk ikut bagian dalam kerangka Sistem Inovasi Nasional agar menghasikan inovasi disamping meningkatkan kompentensi dosen sehingga akan mendorong kekuatan ekonomi nasional, kata Sesditjen Penguatan Inovasi.

Ir. Nundang Busaeri, M.T. dari UNSIL mengatakan kalau dilihat perjalanan riset memang sudah berjalan, tinggal bagaimana riset yang sudah kita lakukan ini bisa masuk dalam kriteria riset pengembangan bukan lagi pada riset dasar. Semoga kedepannya hasil riset tidak saja ada pada 7 bidang focus tapi juga pada bidang-bidang lainnya. (HKLI).

Prev Uji performan sapi lokal Sapi Sumba Ongole, Sapi Bali dan Peranakan Ongole
Next Pengembangan Klaster Sistem Inovasi Berbasis Produk Unggulan Daerah